PAMNEWS.ID, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melepas rombongan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu pagi.
Program yang diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan Aceh itu bertujuan membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Kapolda Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, anggota DPR Aceh, Rektor Universitas Syiah Kuala, Wali Kota Banda Aceh, Kepala Badan Narkotika Nasional Aceh, para kepala SKPA serta kepala biro di lingkungan Setda Aceh, dan pejabat instansi vertikal lainnya.
Pada kesempatan itu, Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf—juga menyerahkan santunan kepada anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Mualem mengatakan tradisi mudik merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga sekaligus mempererat silaturahmi setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang tahun.
“Tradisi mudik merupakan momen yang sarat makna. Ia bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di tengah keluarga,” ujar Mualem.
Ia menjelaskan, program mudik gratis ini dihadirkan Pemerintah Aceh untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan menjelang Lebaran, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik.
Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah dengan menjaga kelancaran distribusi serta mobilitas masyarakat selama masa libur Idul Fitri.
Mualem juga mengingatkan para pengemudi agar selalu berhati-hati selama perjalanan dan mengutamakan keselamatan penumpang.
“Jika lelah, silakan beristirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman. Salam kami untuk keluarga di kampung halaman,” pesannya.
