PAMNEWS.ID, BANDA ACEH — Babak baru kepemimpinan di lingkungan Dinas Sosial Aceh resmi dimulai. Serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas (Plt.) kepada kepala dinas definitif, Senin (2/3/2026), bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi titik tolak konsolidasi besar untuk memperkuat arah kebijakan dan pelayanan kesejahteraan sosial di Aceh.
Budi Afrizal, S.KM., M.KM resmi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Sosial Aceh setelah dilantik oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Prosesi tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari Dr. Chaidir, S.E., M.M yang sebelumnya menjabat sebagai Plt., sebagai bagian dari tertib administrasi dan kesinambungan organisasi.
Rapat struktural yang digelar di Aula Dinas Sosial Aceh itu turut dihadiri Sekretaris Dinas, para pejabat Eselon III dan IV, serta jajaran Jabatan Fungsional. Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi internal untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menegaskan komitmen bersama dalam menjalankan agenda kerja ke depan.
Dalam arahannya, Budi Afrizal menekankan pentingnya soliditas dan integritas seluruh aparatur. Ia mengapresiasi dedikasi ASN selama masa transisi kepemimpinan, sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk bekerja lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada hasil.
“Rapat ini bukan sekadar agenda formal. Ini adalah titik awal untuk memperkuat semangat kolaborasi dan memastikan setiap program berjalan efektif serta berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Budi juga menyoroti peran strategis Dinas Sosial dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, mulai dari penanganan kemiskinan, perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, hingga respons terhadap bencana sosial. Menurutnya, tantangan sosial yang semakin dinamis menuntut peningkatan disiplin, profesionalisme, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Chaidir menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran selama dirinya menjalankan tugas sebagai Plt. Ia berharap kepemimpinan definitif yang baru dapat membawa Dinas Sosial Aceh semakin solid dan adaptif dalam menjawab berbagai persoalan sosial di Aceh.
Dengan resmi bergantinya kepemimpinan, Dinas Sosial Aceh kini memasuki fase baru: memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas perencanaan dan pengawasan, serta memastikan setiap kebijakan benar-benar menghadirkan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh.


